Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 25 Juni - 1 Juli 2021


I. HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal, tekanan lemah dan tinggi 200 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Kaliurang pada tanggal 30 Juni 2021 pukul 07.17 WIB.
Pada minggu ini awanpanas guguran terjadi sebanyak 10 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 m dan29 kali ke tenggara dengan jarak luncur maksimal 3.000 m. Dilaporkan terjadi hujan abu di beberapa wilayah di sektor tenggara G. Merapi pada tanggal 25 Juni 2021. Guguran lava teramati sebanyak 100 kali ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2.000 m dan 26 kali ke arah tenggara 1.200 m.
Volume kubah lava di sektor barat daya sebesar 1.680.000 m3 dengan laju pertumbuhan 11.800 m3/hari (Lampiran 1.a). Analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor tenggara tanggal 1 Juli menunjukkan adanya perubahan tinggi kubah tengah sebesar 0,5 mlebih rendah dari tanggal 24 Juni 2021(Lampiran 1.b). Meningkatnya jumlah kejadian awanpanas guguran dan guguran lava menyebabkan kubah tengah teramati lebih rendah dari minggu sebelumnya.

Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi mencatat 39 kali Awanpanas guguran (AP), 21 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 141 kali gempa Fase Banyak (MP), 1.824 kali gempa Guguran (RF), 143 kali gempa Hembusan (DG) dan 4 kali gempa Tektonik (TT). Pada tanggal 28 Juni 2021 pukul 05.15 WIB terjadi gempa tektonik yang terasa di semua pos pengamatan G. Merapi. Kegempaan eksternal (AP, RF, dan DG) pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu. Lampiran 1.c menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.

Deformasi
Jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.034,403 m hingga 4.034,452 m; dan dari BAB ke reflektor RB2 pada kisaran 3.849,105 m hingga 3.849,154 m. Baseline GPS Klatakan – Plawangan berkisar pada 6.164,05 m hingga 6.164,07 m. Deformasi G. Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,7 cm/hari. Lampiran 1.c menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.

Hujan dan Lahar
Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan G. Merapi dengan intensitas curah hujan sebesar 123 mm/jam selama 70 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 28 Juni 2021. Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi.
 
II.   KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa:
1. Aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”.
2. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektorTenggara–Barat Daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Rekomendasi 
Kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
-- Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya – upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi G. Merapi yang terjadi saat ini.
-- Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
-- Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
-- Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
-- Pelaku wisata direkomendasikan untuk tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dr puncak G. Merapi.
-- Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi  yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
-- Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan G. Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, website merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180 -514192.
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
 
Yogyakarta, 2 Juli 2021
a.n. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG
                       
                       
 
 
Hanik Humaida