Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 18 - 24 Juni 2021


I. HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal, tekanan lemah dantinggi 600 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Selo pada tanggal 20 Juni 2021 pukul 05.40 WIB.
Pada minggu ini awanpanas guguran terjadi sebanyak 17 kali dengan jarak luncurmaksimal teramatisejauh2.500 m ke arah barat daya dan5 kali awanpanas guguran dengan jarak luncur 1.400 m ke tenggara. Guguran lava teramati sebanyak 206 kali dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya dan 600 m ke arah tenggara.
Pada tanggal 25 Juni 2021 pukul 04.43 WIB terjadi 3 kali awanpanas guguran dengan jarak luncur maksimal 3 km ke arah tenggara dan teramati kolom asap setinggi 1.000 m di atas puncak. Awanpanas guguran tersebut menyebabkan terjadinya hujan abu di beberapa wilayah di sektor tenggara G. Merapi.
Volume kubah lava di sektor barat daya sebesar 1.590.000 m3 dengan laju pertumbuhan 11.400 m3/hari (Lampiran 1.a). Analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor tenggara tanggal 24 Juni terhadap tanggal 17 Juni 2021 menunjukkan adanya penambahan tinggi kubah tengah sebesar 0,5 m (Lampiran 1.b).

Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi mencatat 22 kali Awanpanas guguran (AP), 59 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 362 kali gempa Fase Banyak (MP), 1.325 kali gempa Guguran (RF), 122 kali gempa Hembusan (DG) dan 11 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu. Lampiran 1.c menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.

Deformasi
Jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.034,441 m hingga 4.034,572 m; dan dari BAB ke reflektor RB2 pada kisaran 3.849,143 m hingga 3.849,267 m. Baseline GPS Klatakan – Plawangan berkisar pada 6.164,05 m hingga 6.164,06 m. Deformasi G. Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 2 cm/hari. Lampiran 1.c menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.

Hujan dan Lahar
Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan G. Merapi dengan intensitas curah hujan sebesar 41 mm/jam selama 60 menit di Pos Ngepos pada tanggal 20 Juni 2021. Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi.

II. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa:
  1. Aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”.
  2. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektorTenggara–Barat Daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak (Lampiran 2).

Rekomendasi
Kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
  • Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya – upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi G. Merapi yang terjadi saat ini.
  • Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
  • Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
  • Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
  • Pelaku wisata direkomendasikan untuk tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dr puncak G. Merapi.
  • Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
  • Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan G. Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, website merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180 -514192.
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 25 Juni 2021
a.n. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG




Hanik Humaida