Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 12 - 18 Februari 2021


I.    HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi hari, sedangkan siang hingga malam hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal dengan tekanan lemah. Tinggi asap maksimum 500 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Ngepos pada tanggal 17 Februari 2021 pukul 06.30 WIB.
Analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor barat daya tanggal 17 Februari terhadap tanggal 11 Februari 2021 menunjukkan adanya perubahan morfologi area puncak karena aktivitas guguran (Lampiran 1.a). Dari data drone tanggal 17 Februari 2021 teramati 2 (dua) kubah lava yang lokasinya berada pada Barat Daya (menempel di dinding Lava1997) dan kubah yang berada di tengah kawah. Berdasarkan perhitungan foto udara, kubah yang berada di barat daya memiliki dimensi panjang 258 m, lebar 133 m, tinggi 30 meter, dan volume sebesar 397.500 m3 dengan laju pertumbuhan sebesar 25.200 m3/hari. Sedangkan kubah lava yang berada di tengah kawah memiliki dimensi panjang 160 m, lebar 120 m, tinggi 50 meter, dan volume sebesar 426.000 m3 dengan laju pertumbuhan rata-rata 10.000 m3/hari. Lampiran 1.b memperlihatkan analisis foto udara kubah lava yang berada di area kawah.

Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat 3 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 60 kali gempa Fase Banyak (MP), 943 kali gempa Guguran (RF), 17 kali gempa Hembusan (DG) dan 12 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dibandingkan minggu lalu. Lampiran 1.c menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.

Deformasi
Jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.035,158 m hingga 4.035,168 m; dan dari BAB ke reflektor RB2 pada kisaran 3.849,748 m hingga 3.849,763 m. Baseline GPS Klatakan – Plawangan berkisar pada 6.164,06 m hingga 6.164,07 m. Deformasi G. Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. Lampiran 1.c menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.

Hujan dan Lahar
Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 63 mm/jam selama 20 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 15 Februari 2021. Dilaporkan adanya penambahan aliran di Kali Boyong pada tanggal 16 Februari 2021.
 
II.   KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa:
1. Aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”.
2. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektorselatan–barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Rekomendasi 
Kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
? Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya–upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi G. Merapi yang terjadi saat ini.
? Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
? Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
? Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
? Pelaku wisata direkomendasikan untuk tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak G. Merapi.
? Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi  yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
? Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan G. Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, website https://merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180 -514192.
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
 
Yogyakarta, 19 Februari 2021
a.n. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG
                       
                       
 
 
Hanik Humaida
NIP. 196505231991032002