Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 7-13 Februari 2020


I.    HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi hari, sedangkan siang hingga malam hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal dengan tekanan lemah. Tinggi asap maksimum 400 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Kaliurang pada tanggal 13 Februari 2020 jam 08.10 WIB.
Pada tanggal 13 Februari 2020pukul 05.16 WIB terjadi letusan terekam di seismogram dengan amplitude 75 mm dan durasi 150 detik. Kolom asap letusan setinggi ± 2.000 m dari puncak (Lampiran 1.a) dengan angin saat kejadian mengarah ke Barat-Laut.Hujan abu dilaporkan terjadi di sekitar G. Merapi dalam radius 10 km dari puncak terutama di sektor Selatan seperti wilayah Desa Hargobinangun, Glagaharjo, dan Kepuharjo.
Volume kubah lava berdasarkan analisis foto udara dengan drone tanggal 12 Februari 2020 sebesar 407.000 m3. Relatif konstan dibanding dengan data pengukuran tanggal 19 November 2019 (Lampiran 1.b).Analisis morfologi area kawah berdasarkan foto dari sektor tenggara tidak dapat dilakukan karena tertutup kabut.

Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat 1 kali gempa Letusan, 15 kali gempa Hembusan (DG), 9 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 103 kali gempa Fase Banyak (MP), 77 kali gempa Guguran (RF), 42 kali gempa Low Frekuensi (LF) dan 17 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu. Lampiran 1.c menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.

Deformasi
Jarak tunjam EDM di sektor barat dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.044,838m hingga 4.044,846m; dan dari BAB ke reflektor RB2 pada kisaran 3.859,115 m hingga 3.859,123 m. Jarak tunjam EDM di sektor selatan dari KAL ke reflektor RK2 pada kisaran 6.506,941 m hingga 6.506,950dan dari KAL ke reflektor RK3 pada kisaran 6.457,875 m hingga 6.457,881 m. Baseline GPS Selo – Pasar Bubar berkisar pada 4.259,19 m hingga 4.259,20 m.
Deformasi G. Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Lampiran 1.c menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.

Hujan dan Lahar
Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 46 mm/jam selama 25 menit di Pos Ngepospada tanggal 7 Februari 2020. Dilaporkan terjadi penambahanaliran di Kaliadem pada tanggal 13 Februari 2020.
 
II.    KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa:
1. Kubah lava saat ini dalam kondisi stabil.
2. Aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi dan ditetapkan dalam tingkat aktivitas “WASPADA”.
3. Potensi bahaya saat ini berupa awan panas dari runtuhnya kubah lava dan lontaran material vulkanik dari letusan eksplosif.

Saran 
Dengan tingkat aktivitas G. Merapi “WASPADA” kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
Radius 3 km dari puncak G. Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian.
Masyarakat di sekitar alur K. Gendol agar meningkatkan kewaspadaan.
Guguran lava dan awanpanas berpotensi menimbulkan hujan abu. Masyarakat di sekitar dihimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.
Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.
Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi  yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan G.Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz,website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180-514192.
Pemerintah daerah direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi G. Merapi saat ini.
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
 
Yogyakarta, 14 Februari 2020
a.n. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG
                       
 
 
 
Hanik Humaida
NIP. 196505231991032002