LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI Tanggal 25 – 31 Januari 2019

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI
Tanggal 25 – 31 Januari2019
 
I.     HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca cerah terjadi pada pagi dan malam hari, siang dan sore hari berkabut. Asap teramati berwarna putih, tebal, dengan tekanan gas lemah. Tinggi maksimum 75 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Ngepos pada tanggal 29 Januari 2019.
Analisis morfologi berdasarkan foto dari sektor tenggara tidak menunjukkan adanya perubahan morfologi. Lampiran 1.a memperlihatkan analisis morfologi puncak melalui stasiun kamera Deles.
Volume kubah lava dalam minggu ini relatif sama dengan minggu lalu, yaitu sebesar 461.000 m3. Sebagian besar ekstrusi lava yang terjadi langsung gugur ke hulu Kali Gendol. Saat ini kubah lava masih stabil. Lampiran 1.b memperlihatkan analisis kubah lava dari stasiun kamera Puncak.
Rangkaian awanpanas guguran terjadi pada tanggal 29 Januari 2019 ke arah Kali Gendol. Awanpanas guguran pertama teramati pada pukul 20.17 WIB, jarak luncur 1.400 m dan durasi 141 detik. Awanpanas guguran kedua terjadi pada pukul 20.53 WIB jarak luncur 1.350 m dan durasi 135 detik, dan ketiga terjadi pada pukul 21.41 WIB dengan jarak luncur ±1.100 m dan durasi 111 detik.
 
Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat 3 kali gempa Awanpanas (PF), 13 kali gempa Hembusan (DG), 1 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 5 kali gempa Fase Banyak (MP), 168 kali gempa Guguran (RF), 7 kali gempa Low Frekuensi (LF)dan 9 kali gempa Tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dari minggu sebelumnya. Lampiran 1.c menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.

Deformasi
Jarak tunjam EDM di sektor barat dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.044,830 m hingga 4.044,836 m; dan dari BAB ke reflektorRB2 pada kisaran 3.859,102 m hingga 3.859,107. Jarak tunjam EDM di sektor selatan dari KAL ke reflektor RK2 pada kisaran 6.506,940 m hingga 6.506,950 m dan dari KAL ke reflektor RK3 pada kisaran 6.457,874m hingga 6.457,879 m. Baseline GPS Selo – Pasar Bubar berkisar pada 4.259,195 mhingga 4.259,207 m.
Deformasi G. Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS padaminggu ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Lampiran 1.c menunjukkangrafik deformasi di G. Merapi.
 
Emisi SO2
Pengukuran DOAS (Differential Optical Absorption Spectroscopy) sampai tanggal 12 Januari 2019 menghasilkan nilai rata-rata emisi SO2 puncak G. Merapi sebesar 89,57 ton/day, masih dalam kisaran normal. Lampiran 1.c menunjukkan grafik nilai emisi SO2 di G. Merapi.
 
Hujan dan Lahar
Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 76 mm/jam selama 34 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 30 Januari 2019. Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahanaliran di sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi.
 
II.   KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa:
1.     Kubah lava saat ini dalam kondisi stabil dengan laju pertumbuhan yang masih relatif rendah.
2.     Aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi dan ditetapkan dalam tingkat aktivitas “WASPADA”.
 
Saran 
Dengan tingkat aktivitas G. Merapi “WASPADA” kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
        Radius 3 km dari puncak G. Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian.
        Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas G.Merapi.
        Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi  yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
        Sehubungan saat ini sudah memasuki musim hujan maka masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai - sungai yang berhulu di G. Merapi untuk mewaspadai bahaya lahar.
        Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan G.Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz,website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180-514192.
        Pemerintah daerah direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi G. Merapi saat ini.
        Guguran lava dan awanpanas berpotensi menimbulkan hujan abu. Masyarakat di sekitar dihimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
 
Yogyakarta, 1 Februari  2019
a.n. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG
u.b
Kepala Seksi Gunung Merapi
                       
 
 
    Agus Budi Santoso
    NIP. 198008272005021001
 
LAMPIRAN
Data Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 25 – 31 Januari2019
 
Lampiran 1. Pengamatan visual melalui kamera Stasiun Deles (a), Pengamatan kubah lava melalui Stasiun CCTV Puncak (b), Grafik data pemantauan G. Merapi menggunakan metode eismik, EDM Reflektor Kaliurang 2 dan Babadan 2, baseline GPS Selo-Pasarbubar, dan nilai emisi