LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI Tanggal 16- 23 Agustus 2018

LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI
Tanggal 16- 23 Agustus  2018
 
I.     HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca cerah terjadi pada pagi dan malam hari, siang dan sore hari berkabut. Asap teramati berwarna putih, tipis, dengan tekanan gas lemah. Tinggi maksimum 50 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Kaliurang pada tanggal 22 Agustus 2018.
Kubah Lava dan Morfologi Puncak
Pada tanggal 11 Agustus 2018 pukul 08:00 terjadi hembusan cukup besar yang gemuruhnya terdengar oleh warga Deles, Klaten. Pada tanggal 12 Agustus 2018 dilakukan pengambilan foto menggunakan drone yang menunjukkan adanya material baru yang kemudian dipastikan sebagai kubah lava baru paska letusan 2010.
Volume kubah lava per 23 Agustus 2018 sebesar 23.000 m3, dengan pertumbuhan rata-rata 2.700 m3/hari. Saat ini kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan yang masih rendah (<20.000 m3/hari). Lampiran 1.b memperlihatkan analisis kubah lava dari stasiun kamera Puncak.
Analisa morfologi berdasarkan foto dari berbagai sektor menunjukkan tidak terjadi perubahan morfologi sekitar puncak. Lampiran 1.a memperlihatkan analisis morfologi puncak melalui stasiun kamera Deles.
Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat 46 kali gempa Hembusan (DG), 12 kali gempa Vulkano-Tektonik dangkal (VTB),29 kali gempa Fase Banyak (MP), 64 kali gempa Guguran (RF), 52kali gempa LF dan 40 kali gempa Tektonik (TT). Seiring dengan pertumbuhan kubah lava, kegempaan pada minggu ini relatif lebih intensif dari minggu sebelumnya terutama untuk gempa LF, RF dan DG. Lampiran 1.c menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.
Deformasi
Pengukuran EDM periode 17 s.d 23 Agustus 2018 untuk baseline RB1 (Barat Laut)menunjukkan pemendekan nilai jarak tunjam sebesar 3 cm atau 0,4 cm/hari, sedangkan baseline RK2 di sektor selatan masih berfluktuasi dengan rata-rata jarak tunjam sebesar 6506,94 m. Data pemantauan baseline GPS Stasiun Selo–Pasarbubar menunjukkan jarak sebesar 4259,21 m.
Deformasi G. Merapi yang dipantau secara instrumental dengan menggunakan EDM mulai menunjukkan perubahan berupa inflasi yang masih terhitung kecil (<1 cm/hari) di sektor Barat Laut, sedangkan deformasi dengan menggunakan GPS belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Lampiran 1.c menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.
Emisi SO2
Dalam minggu ini pengukuran DOAS (Differential Optical Absorption Spectroscopy) menghasilkan nilai rata-rata emisi SO2 puncak G. Merapi sebesar 77,33 ton/day, masih dalam kisaran normal. Lampiran 1.c menunjukkan grafik nilai emisi SO2 di G. Merapi.
Hujan dan Lahar
Pada minggu ini tidak terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi.

II.    KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa:
1.     Fase erupsi magmatik telah dimulai sejak tanggal 11 Agustus 2018 dengan erupsi bersifat efusif ditunjukkan dengan munculnya kubah lava baru.
2.     Kubah lava saat ini dalam kondisi stabil dengan laju pertumbuhan yang masih relatif rendah.
3.     Aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi dan ditetapkan dalam tingkat aktivitas “WASPADA”.
Saran 
Dengan tingkat aktivitas G. Merapi “WASPADA” kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
        Radius 3 km dari puncak G. Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian.
        Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas G.Merapi.
        Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi  yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
        Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan G.Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz,website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180-514192.
        Pemerintah daerah direkomendasikan untuk mensosialisasikan kondisi G. Merapi saat ini.
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
 
Yogyakarta, 24 Agustus  2018
a.n. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG
           
                                                                                        
 
Hanik Humaida
NIP. 196505231991032002
 
LAMPIRAN
Data Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 16 - 23 Agustus  2018
 


 
Lampiran 1. Pengamatan visual melalui kamera Stasiun Deles (a), Pengamatan kubah lava melalui Stasiun CCTV Puncak (b), Grafik data pemantauan G. Merapi menggunakan metode seismik, EDM Reflektor Kaliurang 2 dan Babadan 1, baseline GPS Selo-Pasarbubar, dan nilai emisi SO2 (c).