LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 29 JUNI – 5 JULI 2018

I.HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca cerah terjadi pada pagi dan malam hari, siang dan sore hari berkabut. Asap teramati berwarna putih, sedang, dengan tekanan gas lemah. Tinggi maksimum 150 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan pada tanggal 2 Juli 2018. Berdasarkan analisa foto tidak teramati perubahan morfologi puncak secara signifikan. Lampiran 1.a memperlihatkan analisa morfologi puncak melalui stasiun kamera Deles. 

Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat 3 kali gempa (VTB) Vulkano-Tektonik Dangkal, 14 kali gempa Hembusan, 38 kali gempa Multifase (MP), 26 kali gempa Guguran (RF), dan 18 kali gempa Tektonik (TT). Kegempaan pada minggu ini masih fluktuatif di atas kondisi normal. Lampiran 1.b menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.

Deformasi
Pengukuran EDM menghasilkan nilai jarak tunjam rata-rata untuk RK2 (sektor selatan) sebesar 6506,94 m. Data pemantauan baseline GPS Stasiun Selo–Pasarbubar menunjukkan jarak sebesar 4259,20 m. 
Deformasi G. Merapi yang dipantau secara instrumental dengan menggunakan EDM dan GPS tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dalam minggu ini. Lampiran 1.b menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.

Hujan dan Lahar
Pada minggu tidak terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi.
    
II.KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi dan dinyatakan dalam tingkat aktivitas “WASPADA”.

Saran  
Dengan tingkat aktivitas G. Merapi “WASPADA” kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
• Kegiatan pendakian G. Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan
penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
• Radius 3 km dari puncak G. Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.
• Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas G.Merapi.
• Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi  yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
• Masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi G.Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan
aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan G.Merapi terdekat melalui radio komunikasi pada
frekuensi 165.075 MHz, melalui website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan
Cendana No. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180-514192.
• Pemerintah daerah direkomendasikan untuk menyosialisasikan kondisi G. Merapi saat ini.

Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 6 Juli  2018
a.n. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG




Hanik Humaida
NIP. 19650523 199103 2 002


LAMPIRAN
Data Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 29 Juni  - 5 Juli 2018.
a)
          
b)

Lampiran 1. Pengamatan visual melalui kamera Stasiun Deles (a), Grafik data pemantauan G. Merapi menggunakan metode seismik, EDM Reflektor Kaliurang 2 dan Babadan 1, baseline GPS Selo-Pasarbubar (b).