LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI Tanggal 15-21 Juni 2018

 
LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI
Tanggal 15-21 Juni 2018
 
I.     HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca cerah terjadi pada pagi dan malam hari, siang dan sore hari berkabut. Asap teramati berwarna putih, sedang, dengan tekanan gas lemah. Tinggi maksimum 400 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan pada tanggal 20 Juni 2018. Lampiran 1.a menunjukan pengamatan visual melalui stasiun kamera Deles.
 
Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat  5 kali gempa Multifase (MP), 35 kali gempa Guguran (RF) dan 19 kali gempa Tektonik (TT).Lampiran 1.b menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.
 
Deformasi
Pengukuran EDM menghasilkan nilai jarak tunjam rata-rata untuk RK2 (sektor selatan) sebesar 6506,93 m. Data pemantauan baseline GPS Stasiun Selo–Pasarbubar menunjukkan jarak sebesar 4259,20 m.
Deformasi G. Merapi yang dipantau secara instrumental dengan menggunakan EDM dan GPS tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dalam minggu ini. Lampiran 1.c menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.
 
Hujan dan Lahar
Pada minggu terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi. Intensitas curah hujan tertinggi terjadi di Pos Jrakah tercatat 14 mm selama 145 menit pada tanggal 20 Juni 2018.
  

II.   KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental terutama jumlah gempa Hembusan (DG) yang masih signifikan maka disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik G. Merapi dinyatakan dalam tingkat aktivitas “WASPADA”.
 
Saran 
Dengan tingkat aktivitas G. Merapi “WASPADA” kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
        Kegiatan pendakian G. Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
        Radius 3 km dari puncak G.Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.
        Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas G.Merapi.
        Jika terjadi perubahan aktivitas G.Merapi  yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
        Masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi G.Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan G.Merapi terdekat melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz,melalui website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274)514180-514192.
        Pemerintah daerah direkomendasikan untuk menyosialisasikan kondisi G.Merapi saat ini.
 
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
 
Yogyakarta, 22 Juni  2018
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
Kepala BPPTKG
                                                                                   
 
 
 
Hanik Humaida
NIP. 19650523 199103 2 002

LAMPIRAN
Data Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 15-21 Juni  2018.
Lampiran 1. Pengamatan visual melalui kamera Stasiun Deles (a),Grafik data pemantauan G. Merapi menggunakan metode seismik, EDM Reflektor Kaliurang 2 dan Babadan 1, baseline GPS Selo–Pasarbubar(b).