LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI Tanggal 1-7 Juni 2018

 
LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI
Tanggal 1-7 Juni 2018
 
I.     HASIL PENGAMATAN
Visual
Cuaca cerah terjadi pada pagi dan malam hari, siang dan sore hari berkabut. Asap teramati berwarna putih, tipis, dengan tekanan gas lemah. Tinggi maksimum 750 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah pada tanggal 2 Juni 2018.
 
Kegempaan
Dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat 5 kali gempa Vulkano-tektonik  dalam (VTA), 5 kali gempa Vulkano-tektonik dangkal (VTB),  18 kali gempa Multifase (MP), 60 kali gempa Guguran (RF) dan 16 kali gempa Tektonik (TT). Secara umum aktivitas kegempaan minggu ini mengalami peningkatan terutama pada gempa VTB, Multifase,RF dan Tektonik. Lampiran 1.a menunjukkan grafik kegempaan di G. Merapi.
 
Deformasi
Pengukuran EDM menghasilkan nilai jarak tunjam rata-rata untuk RK2 (sektor selatan) sebesar 6506,93 m. Data pemantauan baseline GPS Stasiun Selo–Pasarbubar menunjukkan jarak sebesar 4259,17 m.
Deformasi G. Merapi yang dipantau secara instrumental dengan menggunakan EDM dan GPS tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dalam minggu ini. Lampiran 1.b menunjukkan grafik deformasi di G. Merapi.
 
Hujan dan Lahar
Pada minggu tidak terjadi hujan di sekitar pos-pos pengamatan Gunung Merapi. Lampiran 1.c menunjukkan grafik curah hujan di G. Merapi.

II.   KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi dan dinyatakan dalam tingkat aktivitas “WASPADA”.
 
Saran 
Dengan tingkat aktivitas G. Merapi “WASPADA” kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana G. Merapi direkomendasikan sebagai berikut:
        Kegiatan pendakian G. Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.
        Radius 3 km dari puncak G.Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.
        Masyarakat yang tinggal di KRB lll mohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas G.Merapi.
        Jika terjadi perubahan aktivitas G.Merapi  yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
        Masyarakat agar tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi G.Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan G.Merapi terdekat melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz,melalui website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274)514180-514192.
        Pemerintah daerah direkomendasikan untuk menyosialisasikan kondisi G.Merapi saat ini.
 
Demikian, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.
 
Yogyakarta, 8 Juni  2018
                         Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi,
                  Kepala BPPTKG
                                                                                   
 
 
 
Hanik Humaida
NIP. 19650523 199103 2 002
 
 
 
LAMPIRAN
Data Laporan Aktivitas Gunung Merapi Tanggal 1-7Juni  2018.
 
Lampiran 1.Grafik data pemantauan G. Merapi menggunakan metode seismik (a). Grafik data pemantauan G. Merapi menggunakan metode deformasitiltmeter Stasiun Selokopo Atas, EDM Reflektor Kaliurang 2, dan baseline GPS Selo–Pasarbubar (b). Grafik curah hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi (c).