Optimalisasi Kamera CCTV Stasiun Puncak Gunung Merapi

Yogyakarta (17/03/2017) Pemantauan G. Merapi dilakukan secara kontinyu menggunakan berbagai metode dan berbagai disiplin ilmu. Salah satu metode pemantauan yang dilakukan adalah pemantauan visual dalam kawah G. Merapi, hal ini dilakukan melalui kamera cctv yang dipasang di bibir kawah G. merapi dan ditransmisikan ke kantor BPPTKG sehingga didapatkan gambaran visual dalam kawah secara realtime. Gambaran kawah secara detail juga didapatkan melalui stasiun fotogrametri yang melakukan pengambilan data mengunakan kamera DSLR secara otomatis setiap jam dan ditransmisikan ke server penerima di kantor BPPTKG. Selain itu juga terdapat alat pemantauan gas yang terpasang di stasiun puncak yang merekam rasio gas yang terpapar di sekitar kawah secara otomatis.

Perawatan dan kalibrasi rutin dilakukan untuk menjaga kontinuitas dan kualitas data mengingat kondisi lingkungan yang ekstrem serta tingginya tingkat korosi akibat paparan asap solfatara yang berasal dari kawah. Optimalisasi yang dilakukan di stasiun puncak mencakup beberapa kegiatan yaitu, perbaikan unit akuisisi kamera fotogrametri, penggantian unit CCTV puncak serta perbaikan transmisi dari stasiun puncak ke stasiun repeater Pasarbubar. Kerusakan yang terjadi secara umum berasal dari tingginya kelembapan, variasi suhu yang ekstrem serta tingginya paparan asap solfatara.

Gambar 1. Aktivitas perbaikan dan optimalisasi yang dilakukan di stasiun puncak G. Merapi

Kegiatan optimalisasi berhasil dilakukan, kamera CCTV dan fotogrametri dapat online kembali dan dapat ditransmisikan dengan bagus di kantor BPPTKG serta di Pos Pengamatan G. Merapi. 

Gambar 2. Data visual dari kamera fotogrametri (kiri) dan CCTV puncak (kanan).