Sebulan setelah dilantik Kepala Badan Geologi Dr. Ir. Ego Syahrial, M. Sc langsung membumi di Merapi

Rabu malam tangal 14 September 2016 setibanya di Yogyakarta, Kepala Badan Geologi Dr. Ir. Ego Syahrial, M.Sc langsung menggelar pertemuan dengan Kepala BPPTKG I Gusti Made Agung Nandaka bertempat di Kantor BPPTKG di Jl. Cendana 15 Yogyakarta. Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Ir. Kasbani M. Sc dan juga Kepala Museum Geologi Oman Abdurahman, dipaparkan dalam pertemuan tersebut tugas fungsi dan capaian kinerja dari BPPTKG sebagai satuan kerja dibawah Badan Geologi.

Wawancara di Pos Ngepos

Kegiatan ramah tamah Kepala Badan Geologi bersama staff BPPTKG  

Pada pagi harinya bertempat di auditorium BPPTKG berlangsung ramah tamah bersama Kepala Badan Geologi yang dihadiri seluruh staf BPPTKG, ajang ini menjadi silaturahmi dan berbagi informasi mengenai sasaran dan road map Badan Geologi pada rencana strategis periode tahun 2016-2019. Keberadaan BPPTKG menurutnya menjadi wakil kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang memberikan pelayanan dan proteksi langsung kepada masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana Gunung Merapi. Pada kesempatan ini Kepala Badan Geologi juga mengunjungi ruang monitoring G. Merapi untuk melihat metoda pemantauan serta analisa data yang dilakukan, selain itu juga mengunjungi  ruang pelayanan laboratorium untuk melihat proses analisa sampel gas, air dan batuan dari gunungapi seluruh Indonesia serta mengunjungi laboratorium teknologi mitigasi untuk melihat pengembangan peralatan pemantauan gunungapi.

Kepala Badan Geologi mengunjungi ruang monitoring untuk melihat sistem monitoring Gunung Merapi

Kunjungan ke Laboratorium Teknologi Mitigasi

Kunjungan di laboratorium air

Kunjungan di Monumen Bakalan

Kunjungan ke Dusun Kinahrejo

Selain kunjungan di kantor BPPTKG beliau juga menyempatkan diri untuk melihat langsung dampak letusan Gunung Merapi tahun 2010 di lokasi Monumen Bakalan dan bekas Dusun Kinahrejo. Monumen Bakalan merupakan monumen yang diprakarsai oleh Badan Geologi diresmikan pada 1 Juni 2016 dan dibiayai oleh panitia Cities On Volcano 8 yang digelar di Yogyakarta pada tahun 2015 silam. Sore harinya beliau mengunjungi Pos Pengamatan Gunung Merapi di Kaliurang, Ngepos dan Babadan dan juga Museum Gunung Merapi. Dalam dialognya kepada petugas pengamat pria kelahiran Sumatera Barat ini mengungkapkan apresiasinya atas tugas dan dedikasi para petugas pemantau gunungapi yang menjadi ujung tombak terdepan dalam memantau aktivitas Gunung Merapi. 

Kunjungan di Pos PGM Kaliurang

Kunjungan di Bunker Pos PGM Babadan

Selama kunjungan didalam Museum Gunung Merapi (MGM) beliau menyaksikan diorama dan alat peraga gunung api yang disajikan di museum tersebut, dalam komentarnya bahwa sebuah museum harus memiliki daya tarik imajinasi bagi pengunjungnya dalam hal ini MGM telah berhasil memberikan peran didalam menyampaikan mitigasi melalui edukasi bagi pengunjung baik anak-anak sekolah maupun masyarakat umum. Dalam wawancara yang dilakukan tim redaksi terhadap beliau di Pos PGM Ngepos beliau menyampaikan "Keberadaan BPPTKG, pos pengamatan dan juga dilengkapi Museum Gunung Merapi ini fungsinya sangat lengkap, agenda Badan Geologi tahun 2016-2019 akan kita aktualisasikan menjadi center of excellent bagi kegunungapian di dunia sehingga menjadi referensi bagi dunia pendidikan dan mitigasi" tegas beliau.

Rangkaian kunjungan ini merupakan sarana bagi Kepala Badan Geologi untuk melihat permasalahan yang dihadapi pada setiap unit satuan kerja yang berada dibawah kepemimpinannya sehingga kegiatan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih optimal.

-nc-