Optimalisasi EWS Museum Gunung Merapi, Morangan, Deles

Pekerjaan optimalisasi stasiun EWS Museum Gunung Merapi, Kali Gendol Morangan dan Kelurahan Deles Sidorejo telah selesai dilakukan. Pekerjaan yang dilakukan di Museum Gunung Merapi diantaranya melakukan penggantian minipci dan jumper antenna, melakukan perawatan system catudaya serta melakukan pointing ulang arah antenna ke stasiun Kali Gendol Morangan.

Kegiatan ini terdiri dari tiga sub kegiatan yaitu:
  1. Penggantian miniPci di radio broadband, pointing ulang arah antenna ke stasiun Kali Gendol Morangan, perawatan system catudaya di Museum Gunung Merapi
  2. Penggantian minipci di radio broadband, pointing ulang arah antenna ke Museum Gunung Merapi, perawatan system catudaya.
  3. Membersihkan kamera, perawatan system catudaya dan system transmisi.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh dua staft BPPTKG yaitu Sulistiani dan Lasiman.

Pekerjaan yang dilakukan di stasiun Kali Gendol Morangan antara lain penggantian minipci dan jumper antenna, melakukan perawatan system catudaya dan melakukan pointing ulang arah antenna ke arah Museum Gunung Merapi. Sedangkan pekerjaan yang dilakukan di Kalurahan Deles Sidorejo adalah melakukan pembersihan kamera dari semut yang bersarang di dalam casing serta melakukan perawatan system catudaya.

Dari hasil pekerjaan diperoleh kesimpulan bahwa koneksi wireless dari Museum Gunung Merapi ke stasiun Kali Gendol Morangan untuk pekerjaan selanjutnya perlu dilakukan optimalisasi yaitu dengan cara menambah tinggi antenna. Hal ini disebabkan di banyak pohon-pohon tinggi yang tumbuh di sekitar Museum Gunung Merapi. Saat ini kondisi jaringan wireless Museum Gunung Merapi ke stasiun Kali Gendol Morangan terhubung dengan baik. 

Dengan selesainya pekerjaan optimalisasi ini diharapkan data dari stasiun Museum, Deles dan Kali Gendol Morangan dapat diterima dengan baik di kantor BPPTKG, serta ketiga stasiun dapat beroperasi dengan optimal.

Gambar 1. (a). Kondisi boks peralatan di Museum Gunung Merapi (b). Petugas melakukan pointing ulang arah antenna.

Gambar 2. (a). Kondisi boks peralatan di stasiun Gendol Morangan. (b). Petugas melakukan pointing ulang arah antenna.

Gambar 3. (a). Semut mati yang ada di casing kamera, mengganggu pengamatan visual. (b). Pengukuran tegangan baterai. (c) Kondisi boks peralatan di stasiun Deles Sidorejo.